Seorang saksi dalam kasus dugaan suap di lingkungan bea cukai memilih menghindari wartawan usai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Saksi tersebut terlihat bergegas keluar dari area pemeriksaan melalui jalur berbeda sambil menutupi wajahnya dari sorotan kamera awak media.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah wartawan sempat mencoba meminta keterangan terkait materi pemeriksaan. Namun saksi tidak memberikan komentar dan langsung menuju kendaraan yang telah menunggu di luar gedung.
KPK sebelumnya memanggil saksi tersebut untuk mendalami aliran dana serta dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam perkara suap yang menyeret oknum di lingkungan bea cukai. Penyidik disebut tengah menelusuri proses pemberian uang dan kaitannya dengan pengurusan tertentu di sektor kepabeanan.
Dalam beberapa waktu terakhir, kasus dugaan korupsi di lingkungan pelayanan publik menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. KPK menegaskan pemeriksaan saksi dilakukan guna melengkapi alat bukti dan memperkuat konstruksi perkara yang sedang disidik.
Meski enggan memberikan keterangan kepada media, kehadiran saksi dinilai penting untuk membantu penyidik mengungkap lebih jauh dugaan praktik suap yang terjadi. Hingga kini, KPK masih terus memeriksa sejumlah pihak lain yang diduga mengetahui aliran dana maupun proses transaksi dalam kasus tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti upaya pemberantasan korupsi di sektor pelayanan negara, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas ekspor-impor dan kepabeanan. KPK memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.







